Iklan Motor Bekas

Iklan Mobil Bekas

Tempat Wisata

Loading...

HEADLINE NEWS

  • Replace This Text With Your Featured Post 1 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 2 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 3 Description.
  • Replace This Text With Your Featured Post 4 Description.

LIPUTAN KHUSUS

Advertise Your Website Here!!
Tab 2.1 Tab 2.2 Tab 2.3
Tab 3.1 Tab 3.2 Tab 3.3

Pengadaan Mobil Dinas Mewah untuk DPRD dan Pejabat Garut

Written By admin on Tuesday, February 7, 2012 | 9:57 PM

GARUT-Rencana kebutuhan pembelian mobil dinas di Pemkab Garut di peruntukan bagi anggota dewan dan para pejabat eksekutif.

Alokasi anggaran untuk para anggota DPRD Garut telah dialokasikan dana sebesar 3,6 Milyar Rupiah dengan peruntukan 16 unit mobil, disamping itu beberapa pejabat Pemkab Garut juga telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 1,4 Milyar untuk pengadaan 12 unit kendaraan mobil dinas. Maka dengan semikian total besaran anggaran APBD Garut tahun 2012 ini untuk pengadaan kendaraan mobil dinas yaitu sebesar Rp. 5 Milyar.

Pengadaan kendaraan dinas oleh pemkab garut yaitu terdiri dari; 9 unit Toyota Avanza dan 3 unit Toyota Rush. Untuk kendaraan dinas Toyota Avanza akan diberikan kepada pejabat setingkat Kepala Bagian, sementara untuk kendaraan Toyota Rush diberikan kepada Asisten Daerah.

Untuk anggota DPRD Garut, rencananya Ketua DPRD Garut akan mendapatkan 1 unit mobil dinas dengan merk Toyota Fortuner dan 3 wakilnya akan mendapatkan Honda All New CRV dan 12 mobil untuk komisi dan badan-badan.
9:57 PM | 0 comments | Read More

Gonjang Ganjing Partai Demokrat

Written By admin on Friday, February 3, 2012 | 6:32 AM

JAKARTA- Gonjang ganjing Partai Demokrat, tak hanya terjadi di Jakarta, tapi juga di berbagi daerah. Diantanya di Kabupaten Ciamis Jawa Barat. DPC Partai Demokrat Ciamis terus berupaya agar wakilnya di DPRD Ciamis mendapat jatah pimpinan kelengkapan DPRD.

Dari 9 Kursi yang diraih Partai Demokrat tidak satupun yang menjadi pimpinan alat kelengkapan DPRD Ciamis. Lobi-lobi terus dilakukan bahkan melibatkan Pengurus DPP dan DPD Jabar.

“Momen pergantian pimpinan alat kelengkatan setelah masajabatan 2,5 tahun harus menjadi agenda perubahan di DPRD Ciamis menjadi lebih baik. Salah satunya pemerataan jabatan pimpinan alat kelengkapan DPR. Makanya dari DPD jabar terjun untuk mengkondisikan, ” Kata Irman Kusuma (40) salah seorang kader partai Demokrat saat berkunjung ken  kantor DPP Partai Demokrat Jl. Pemuda No. 721 Jakarta Timur, Jumat (3/2).

Menurutnya, selama ini terjadi ketimpangan dan ketidak adilan yang menimpa fraksi partai Demokrat di DPRD Ciamis. Pimpinan alat kelengkapan DPRD didominasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI) dan partai-partai yang jumlah keterwakilan lebih rendah dari Fraksi partai Demokrat.

“Ketimpangan ini berakibat pada kurang berkualitasnya keputusan-keputsan DPRD untuk mensejahterakan rakyat Ciamis. Masa  pemenang pemilu kedua dengan 9 kursi di DPRD tidak memiliki pimpinan alat kelengakapan satu pun,” tegasnya.

Menurut Ade, dari 16 pimpinan alat kelengapan DPRD mulai dari pimpinan 4 komisi, Badan Legislasi dan Badan Kehormatan dipegang PDIP yang meraik 11 kursi, Golkar (8 kursi), PKS (5 kursi) PKB (4 kursi) , PBB (2 kursi) , PPP (5 kursi), PAN (3 kursi), Hanura ( 2 kusi).

Sementara itu menurut salah seorang anggota DPRD Ciamis yang enggan disebutkan namanya, semua anggota DPRD berhak menjadi pimpinan alat kelengkapan DPRD namun tergantung situasi politik di dewan.

“Menjadi pimpinan alat kelengkapan dewan tergantung kemampuan lobi Partai demokrat dan calon pimpinan  yang diajukan. Mau tidak  pimpinan alat kelengkapan harus berkualitas. Saat ini pimpinan alat kelengkapan DPRD sudah bagus, mampu bekerja dengan baik, kalau dirubah bisa saja jadi buruk, “ ungkapnya. (AM.infoJABAR.com)
6:32 AM | 0 comments | Read More

Abrasi Sungai Ciputrahaji Ancam 42 Rumah

CIAMIS – Sedikitnya 42 rumah di dua desa yakni Desa Cigayam dan Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis terancam abrasi sungai Ciputrahaji. Dalam tiga tahun terakhir, lima rumah dan satu buah masjid sempat ambrol tergerus aliran sungai.

Kelima rumah yang ambruk secara berturut-turut dalam tiga tahun terletak di Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjarsari. Sementara lebar abrasi saat ini terus memanjang hingga desa Cigayam di kecamatan yang sama. “Setiap tahun akibat abrasi daratan di dekat sungai Ciputrahaji hilang antara 2-3 meter dari kedua sisi sungai,” kata Maman Suparman, 48, warga Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjarsari, Jumat (3/2).

Maman menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan sedikitnya ada 42 rumah di dua desa yang terancam. Tinggi dataran ke dasar sungai saat ini mencapai 5 meter. “Dulu jarak rumah saya ke sungai sangat jauh. Sekarang jaraknya semakin dekat, rumah saya benar-benar terancam ambruk akibat gerusan abrasi sungai,” kata Maman.

Maman menyebutkan, selain rumah dan tempat ibadah ada juga Jembatan Cihideung yang kondisinya terancam putus. “Kondisi jembatan itu sudah hampir ambruk karena sudha lama tidak diperbaiki, bagian tanahnya juga sudah tergerus aliran sungai,” pungkas Maman.

Warga lain, Umin Herman, 55, yang juga rumahnya berdekatan dengan abrasi sungai Ciputrahaji mengatakan setiap hujan turun warga sekitar bantaran sungai Ciputrahaji selalu resah. Selain dataran semakin dekat dengan rumah, saat hujan turun aliran sungai juga kerap meluap. “Kami berharap kondisi ini diperhatikan pemerintah, sehingga kami tidak resah selalu resah,” pungkas Umin.

Kepala Desa Cigayam Udin membenarkan, berdasarkan hasil pendataan ada 42 Kepala Keluarga (KK) yang kondisinya terancam gerusan abrasi Sungai Ciputrahaji. Paling anyak terletak di Dusun Sukadana RT05/03, Desa Cigayam. “Kami sudah melakukan kordinasi dengan Desa Sindangrasa dan sudah memberitahukan kondisi sungai Ciputrahaji ke pemerintah tingkat kabupaten,” pungkas Udin.

Bahkan, lanjut udin, sejak tiga tahun kebelakang lima rumah warga Desa Sindangrasa dan satu mesjid yang berada di bantaran sungai di Blok Dusun Cihideung ambruk akibat tergerus abrasi sungai. “Tapi, sekalipun sudha banyak rumah yang ambruk akbibat terggerus bantaran sungai. Sejauh ini belum ada tanggapan dari pihak pemerintah,” pungkasnya. (MS.infoJABAR.com)
5:49 AM | 0 comments | Read More

Band Fans Koes Kian Digemari

CIAMIS-Seiring dengan perkembangan waktu Grup Band Fans Koes kian digandrungi dan dirindukan. Tak hanya oleh generasi 70-an tapi juga kaula muda. Band Pelantun lagu-lagu Koes plus yang lahir di Tatar Galuh Ciamis ini terus mengibarkan bendera setelah banyak tawaran manggung. Bahkan saat pergantian tahun 2011 Fans Koes didaulat untuk menampilkan lagu klasik dihadapan Bupati Ciamis H. Engkon Komara bersama pejabat dan ribuan masyarakat yang menikmati kembang api di sekitar Pendopo.

Empat ponggawa Fans Koes yaitu Wahyu (vokalis/ritem), Asep Nadi (melodi),) Lemi (bas) dan Dadi (drum) tak gentar dengan perkembangan dunia musik saat ini. Menurt Asep Nadi, meski banyak grup band baru dengan berbagai aliran musik, namun lagu-lagu koes Plus tetap mendapat hati di masyarakat. Koes Plus memiliki karekater musik dan lagu yang khas. “Selain mengingatkan nuansa era tahun 70-an terutama bagi pecinta lagu Koes Plus pada erea tersebut, juga dinikmati oleh penggila lagu klasik,” ujar Asep.

Keempat Personil Fans koes, mengaku akan mempertahankan band meski banyak tantangan, hambatan dan godaan. Apalagi kecintaan terhadap Koes Plus bersaudara tak akan pernah luntur. “Koes Plus sudah terpatri di dada seni kami, karena ada Koes Plus, grup band kami ada, kami bisa bermain musik serta melegendakan lagu-lagu penuh makna,” ujar vokalis Wahyu.

Meski versonilnya berasal dari berbagai kalangan dan pekerjaan, kata Lemi, namun saat ada undangan manggung semua personil selalu mempokuskan untuk latihan. Sehingga saat tampil selalu memuaskan penggemarnya. “Saat tampil selalu saja ada yang joged, atau ikut bernyanyi saking menikmati lagu-lagu Koes Plus,” tuturnya.

Berawal dari Ciamis yang memiliki potensi wisata berlimpah , Band Fans Koes bertekad akan terus menularkan aliran seni musik pop klasik sekaligus mempromosikan indahnya wisata alam dan budaya Ciamis. “Tak hanya melegendakan musik klasik, tapi kita juga ingin mengenalkan keindahan alam Ciamis tempat lahir  Fans Koes. Kalau kita main di luar kota, akan kita kenalkan pantai pangandaran dan objek wisata lainnya yang ada di Ciamis,”pungkas Dadi  (Ab. infoJABAR.com)
4:49 AM | 0 comments | Read More
 
berita unik
CV. Infomedia Jabarcom - West Java - INDONESIA