CIAMIS – Sedikitnya 42 rumah di dua desa yakni Desa Cigayam dan Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis terancam abrasi sungai Ciputrahaji. Dalam tiga tahun terakhir, lima rumah dan satu buah masjid sempat ambrol tergerus aliran sungai.
Kelima rumah yang ambruk secara berturut-turut dalam tiga tahun terletak di Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjarsari. Sementara lebar abrasi saat ini terus memanjang hingga desa Cigayam di kecamatan yang sama. “Setiap tahun akibat abrasi daratan di dekat sungai Ciputrahaji hilang antara 2-3 meter dari kedua sisi sungai,” kata Maman Suparman, 48, warga Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjarsari, Jumat (3/2).
Maman menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan sedikitnya ada 42 rumah di dua desa yang terancam. Tinggi dataran ke dasar sungai saat ini mencapai 5 meter. “Dulu jarak rumah saya ke sungai sangat jauh. Sekarang jaraknya semakin dekat, rumah saya benar-benar terancam ambruk akibat gerusan abrasi sungai,” kata Maman.
Maman menyebutkan, selain rumah dan tempat ibadah ada juga Jembatan Cihideung yang kondisinya terancam putus. “Kondisi jembatan itu sudah hampir ambruk karena sudha lama tidak diperbaiki, bagian tanahnya juga sudah tergerus aliran sungai,” pungkas Maman.
Warga lain, Umin Herman, 55, yang juga rumahnya berdekatan dengan abrasi sungai Ciputrahaji mengatakan setiap hujan turun warga sekitar bantaran sungai Ciputrahaji selalu resah. Selain dataran semakin dekat dengan rumah, saat hujan turun aliran sungai juga kerap meluap. “Kami berharap kondisi ini diperhatikan pemerintah, sehingga kami tidak resah selalu resah,” pungkas Umin.
Kepala Desa Cigayam Udin membenarkan, berdasarkan hasil pendataan ada 42 Kepala Keluarga (KK) yang kondisinya terancam gerusan abrasi Sungai Ciputrahaji. Paling anyak terletak di Dusun Sukadana RT05/03, Desa Cigayam. “Kami sudah melakukan kordinasi dengan Desa Sindangrasa dan sudah memberitahukan kondisi sungai Ciputrahaji ke pemerintah tingkat kabupaten,” pungkas Udin.
Bahkan, lanjut udin, sejak tiga tahun kebelakang lima rumah warga Desa Sindangrasa dan satu mesjid yang berada di bantaran sungai di Blok Dusun Cihideung ambruk akibat tergerus abrasi sungai. “Tapi, sekalipun sudha banyak rumah yang ambruk akbibat terggerus bantaran sungai. Sejauh ini belum ada tanggapan dari pihak pemerintah,” pungkasnya. (MS.infoJABAR.com)